Wednesday, July 31, 2013

Saur Yuuuuuk DAY 22


Amerika Serikat memiliki hari-hari yang ditetapkan sebagai peringatan kelahiran tokoh-tokoh terkenal. Hari ini, misalnya, diperingati sebagai Helen Keller Day, atau hari untuk memperingati kelahiran Hellen Keller.
Helen Keller adalah tokoh besar. Ia seorang penulis, aktivis, dan juga dosen. Di antara bukunya yang terkenal adalah The World I Live In dan The Story of My Life. Selama hidupnya ia telah berkeliling ke berbagai negara, berbicara dengan sejumlah kepala negara dan mengumpulkan dana untuk membantu orang-orang buta dan tuli. Untuk keperluan itu ia mendirikan yayasan American Foundation for the Blind dan American Foundation for the Overseas Blind.

Atas sumbangsihnya pada berbagai kegiatan sosial ia menerima berbagai penghargaan. Di antaranya adalah Honorary University Degrees Women's Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, dan Lions Humanitarian Award. Kisah hidupnya yang kemudian difilmkan bahkan meraih dua piala Oscar.
Siapakah Helen Keller? Keller dilahirkan tepat 133 tahun lalu di Tuscumbia, Alabama pada 27 Juni 1880. Ketika ia menginjak usia 19 bulan, Keller terkena penyakit yang membuatnya menjadi buta dan tuli. Sejak itu ia jadi anak yang liar, keras kepala, kasar, dan cenderung merusak. Kedua orangtuanya sampai hampir angkat tangan karena tak berhasil mengendalikannya. Pada saat usianya 7 tahun, akhirnya ada juga guru yang sabar menangani Keller. Guru itu adalah Anne Sullivan.

Sullivan mencoba mendekati Keller dengan kasih sayang. Mula-mula Keller tetap berontak. Orangtuanya bahkan sudah menganggap Sullivan tak akan berhasil “menjinakkan” Keller. Namun guru muda itu meminta kedua orangtua Keller untuk bersabar. Sampai akhirnya Sullivan bisa menaklukkan Keller, ketika ia bisa berkomunikasi dengan Keller dengan bahasa isyarat yang telaten ia ajarkan. Sejak bisa berkomunikasi itu Keller berubah jadi anak yang giat belajar. Sullivan sendiri setiap hari menambahkan 30 kata baru untuk menambah perbendaharaan kata pada Keller yang buta dan tuli itu.
Pada usia 11 tahun, Keller bahkan sudah menghasilkan buku pertamanya, The King Frost (1891). Pada usia 20 tahun, Keller kuliah di Radcliffe College, yaitu perguruan tinggi di bawah naungan Universitas Harvard yang dikhususkan wanita. Saat kuliah inilah ia menulis kisah hidupnya, The Story of My Life, yang menjadi salah satu buku populernya. Empat tahun sejak masuk kuliah, Keller lulus dengan magna cum laude.

Salah satu ungkapan terkenalnya adalah, “The most beautiful things in the world cannot be seen or even touched, they must be felt with the heart.” Hal paling indah di dunia tak dapat dilihat dan bahkan tak bisa disentuh, hal tersebut hanya bisa dirasakan dengan hati. Hingga kini Helen Keller dianggap mewakili sosok tak berdaya yang mampu bangkit dan kemudian menginspirasi dunia. Spiritnya yang besar tak hanya menyalakan semangat hidupnya, tetapi semangat hidup banyak orang yang terinspirasi olehnya. Hingga kini bahkan spiritnya masih menyala terang. Itulah Helen Keller
(Oleh Tim AndrieWongso, Kamis, 27 Juni 2013)

Saur Yuuuuuk,

Doa hari – 22
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu karunia-MU, turunkan untukku berkah-berkahmu. Berilah kemampuan untukku kepada penyebab-penyebab keridloan-MU, dan tempatkanlah aku di dalam sorga-MU yang luas, Wahai Penjawab doa orang-orang yang dalam kesempitan.

Salam,
NV

Tuesday, July 30, 2013

Saur Yuuuuuk DAY 21


Sebelum dunia kehilangan Sang Maestro ini, saya sempat berkunjung ke kantor pusatnya yang disebut Apple Campus dan berlokasi di 1 Infinity Loop, Cupertino, California, Amerika Serikat (AS). Cara penamaan kantor yang disebut “kampus” dan jalannya disebut “Infinity Loop”, saja sudah memperlihatkan kreativitas dan kejeniusannya. Disebut kampus karena bangunan dan lingkungan kantor ini memang seperti kampus dari suatu universitas dan disebut Infinity Loop karena jalan ini berbentuk lingkaran dan karena itu tidak terhingga atau tak berakhir, seperti arti infinity.

Jika kita membandingkan Steve dengan maestro terkenal lainnya, seperti Bill Gates, Warren Buffett, dan Larry Allison, Steve memang tampil sangat beda. Di antaranya ia tidak banyak tampil untuk di-interview oleh media dan tidak dikenal melalui perbuatan philanthropy yang mendonasikan miliaran dolar seperti yang dilakukan maestro-maestro ini. Hal ini, antara lain, membuktikan bahwa Steve Jobs adalah Steve Jobs yang menjalani hidupnya dengan hasil pemikirannya sendiri, bukan dari orang lain. Kisah kehidupan berikutnya ini juga mencerminkan bagaimana ia menerapkan pemikiran dan suara hatinya yang mendalam secara merdeka.

Ia lahir dari orang tua yang miskin dan tidak berpendidikan karena itu ia diberikan pada orang lain dengan dua persyaratan, pertama, orang tua angkatnya harus memiliki gelar sarjana dan kedua, Steve sendiri harus disekolahkan hingga meraih gelar sarjana. Ternyata Steve diangkat oleh pasangan yang tidak memiliki gelar sarjana dan ia sendiri tidak berhasil meraih gelar sarjana. Ia drop out dari Reed College setelah semester pertama pada tahun 1972 karena kekurangan biaya. Ia bilang, “Saya tidak memiliki kamar asrama, jadi saya tidur di lantai kamar seorang teman, saya menjual botol Coca Cola 5 sen per botol untuk beli makanan, dan jalan sejauh tujuh mile untuk menyeberangi kota setiap hari Minggu untuk mendapatkan makanan yang baik di vihara Hare Krishna.”

Singkatnya, ketika ia kembali bergabung dengan Apple (sebelumnya ia sempat dipecat di perusahaan yang sama, suatu perusahaan yang ia bangun), di dalam suatu sesi meeting mengenai product strategy, secara jelas bagaimana Steve Jobs mempraktikkan kemerdekaan berpikir, keberanian untuk mengikuti hati, dan intuisi tanpa terjebak oleh dogma.

Dalam meeting tersebut, banyak para eksekutif yang melontarkan ide-ide pengembangan produk baru, tiba-tiba terdengar teriakan Steve yang kencang, “Berhenti, Ini semuanya gila!” Lalu ia mengambil satu magic marker (spidol), mendekati whiteboard dan membuat garis horizontal dan vertikal untuk membuat diagram empat persegi. Maka berkatalah ia “Ini yang akan kita lakukan.” Di dua kolom atas ia menulis “Customer” dan “Pro”, kolom lain di bawah ia tulis “Desktop” dan “Portable.” Lalu ia berkata lagi, “Pekerjaan mereka adalah membuat empat produk yang hebat, satu untuk setiap kuadran.” Ruangan meeting menjadi sepi dan tegang.

Steve Jobs berusaha membuat produk dari konsep simplicity dan hendak mengubah Apple secara keseluruhan ke arah yang sama. Perbuatan ini bertentangan dengan kebijakan dan culture perusahaanya pada saat itu, mereka lebih menerapkan strategi product diversification. Banyak yang tidak setuju akan idenya tersebut, tetapi ia memaksakan dan bilang, “I can make it work!”

Boleh dikatakan dalam sekejab, ia talah memecat 3.000 karyawan dan mengurangi 70 persen produk-produk yang sedang Apple kerjakan. Tiba-tiba para insinyur serta manager di Apple konsentrasi kerjanya menjadi sangat tajam ke empat area itu, yaitu:

Kuadran pertama, professional desktop yang memfokuskan pada pembuatan Power Machintosh G3. Kuadran kedua, professional portable yang menciptakan PowerBook G3. Kuadran ketiga, consumer desktop sebagai landasan pembuatan iMac. Kuadran keempat, comsumer portable yang memperkenalkan iBook. Huruf “i” di sini untuk menunjukkan bahwa produk ini terintegrasi secara sempurna dengan Internet.

Pada saat ini, kita bisa lihat apa yang terjadi dengan Apple. Produknya telah terjual ke seluruh dunia, karena itu pula, dikabarkan perusahaan ini kini memiliki uang cash yang lebih banyak dari pemerintahan negara federal AS.

Adalah hal yang umum jika orang berpikir bahwa gaji CEO di AS besarnya hingga jutaan dolar per tahun. Namun tidak demikian dengan Steve. Sejak bergabung kembali dengan Apple pada tahun 1997, ia hanya menerima USD 1 (satu dolar AS) gaji per tahun.

Pada tahun 2007, sambil bercanda, ia bilang, “Saya terima 50 sen per tahun untuk kehadiran, dan 50 sen yang lainnya adalah untuk pencapaian saya”.

Memang benar bahwa ia hanya menerima gaji USD 1 per tahun, tetapi pada awal tahun 2011, Steve memiliki 5,5 juta share-nya Apple. Setelah meninggal, satu share Apple bernilai USD 377,64. Di samping itu, ia juga memiliki USD 7 miliar dari hasil penjulan Pixar ke Disney tahun 2006. Pada tahun 2011, dengan kekayaan bersih USD 8,3 miliar, ia menjadi orang ke-110 terkaya di dunia.

Yang jelas, Sang Maestro ini telah meninggalkan produk yang membuat hidup manusia menjadi lebih mudah dan penuh warna yang berlandaskan filosofi untuk keluar dari jebakan dogma. Membebaskan diri dari jebakan dogma ini jugalah yang membuat ia menjadi begitu kreatif, jenius, sukses dan berkembang seoptimalnya. Dengan jelas ia katakan, “Your time is limited, so don't waste it living someone else's life. Don't be trapped by dogma — which is living with the results of other people's thinking. Don't let the noise of others' opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition” atau “Waktu Anda terbatas, jadi jangan menghabiskannya dengan kehidupan orang lain. Jangan terjebak oleh dogma – yang berarti menjalani hidup dengan hasil pemikiran orang lain. Jangan membiarkan keributan pendapat orang lain menarik Anda keluar dari suara hati Anda. Dan yang terpenting, punyailah keberanian untuk mengikuti hati dan intuisi Anda”.
____________

-       Sumber: Dr. Beni Bevly adalah business expert, penulis multiple buku, radio talk show guest di PAS FM yang bermukim di Silicon Valley, Amerika Serikat.

-       Artikel ini dimuat di Majalah LuarBiasa edisi Maret 2013.

-       Foto: Cnn.money.com, Blog.scout.

Saur Yuuuuk,

Doa hari – 21
Yaa Allah! benilah aku petunjuk menuju kepada keridloan-MU.

Dan janganlah Engkau berjalan kepada setan untuk menguasaiku.
Jadikanlah sorga bagiku sebagai tempat tinggal dan peristirahatan, Wahai Pemenuh keperluan orang-orang yang meminta.

Salam,
NV

Monday, July 29, 2013

Saur Yuuuuuk DAY 20

Saya selalu mengagumi orang-orang yang mau melakukan lebih dari yang orang biasa lakukan. Orang-orang seperti Arnold Schwarzenegger dan Bruce Lee. Atau Michael Jordan. Saya bertanya-tanya, bagaimana mereka melakukannya? Lihatlah Jordan. Ia dan timnya Chicago Bulls menjuarai kompetisi bola basket NBA 6 kali. Ia telah mengumpulkan sejumlah penghargaan individu seperti 5 penghargaan Pemain Terbaik NBA (Most Valuable Player). Website NBA bahkan menyebut bahwa Michael Jordan merupakan pemain bola basket terbaik sepanjang masa. Jordan adalah seseorang yang sangat sukses. Jadi, bagaimana ia mencapai kesuksesan tersebut?
Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita pelajari darinya.
Kegagalan Merupakan Suatu Hal yang Wajar dan Perlu
”Saya bisa menerima kegagalan, semua orang gagal dalam melakukan sesuatu. Namun saya mencoba untuk melakukannya.”
”Saya melewati lebih dari 9000 tembakan dalam karir saya. Saya mengalami kekalahan dalam hampir 300 pertandingan. 26 kali, saya diberi kepercayaan untuk melakukan tembakan yang bisa menentukan kemenangan tim dan saya gagal. Saya berulang kali gagal dalam kehidupan saya, dan itu sebabnya saya sukses.”
Kegagalan merupakan sebuah definisi yang perlu anda rumuskan kembali dalam pikiran anda. Kegagalan bukanlah sesuatu yang harus anda harus artikan secara serius. Namun sebagian besar orang memang terlalu mengartikan kegagalan dengan terlalu serius. Mereka berpikir bahwa kegagalan nampak seperti akhir dari segalanya, bahwa langit akan jatuh menimpa mereka jika mereka mengalami kegagalan. Namun kejadian seperti ini tidak pernah terjadi.
Jika anda memperhatikan orang-orang sukses maka anda melihat bahwa mereka memiliki mental yang berbeda dengan mental orang rata-rata. Mereka tahu bahwa akan ada peluang dan kesempatan baru jika mereka gagal, dan anda bisa memperoleh banyak pembelajaran dari kegagalan. Kegagalan tersebut mungkin diperlukan untuk meraih kesuksesan. Tanpa kegagalan anda tidak memperoleh timbal balik dan kebijakan yang diperlukan untuk kesuksesan di masa depan anda. Dengan melakukan kesalahan, anda dapat memperoleh pengalaman yang berharga. Membaca pengalaman atau kesalahan yang dibuat orang lain dari buku tidaklah sama dengan mengalami dan memperoleh sendiri pengalaman tersebut.
Kegagalan merupakan pengalaman untuk memperoleh pengalaman yang berharga. Pengalaman tersebut dapat membantu anda. Namun anda harus melakukannya terlebih dahulu. Tanpa mencobanya anda tidak akan berhasil meraih apapun.
Percayalah Pada Ekspektasi Anda
”Jika anda menerima ekspektasi orang lain, khususnya ekspektasi negatif mereka, maka anda tidak akan pernah bisa merubah hasil yang ingin anda capai.”
”Merupakan tugas yang berat untuk mencoba melakukan segalanya dan memuaskan semua orang.. tugas saya adalah untuk turun ke lapangan dan bermain basket sebaik yang saya bisa lakukan, .. orang mungkin tidak setuju dengan pendapat tersebut.. saya tidak bisa hidup dengan impresi setiap orang terhadap apa yang saya harus atau tidak harus saya lakukan.”
”Anda harus memiliki harapan terhadap diri anda sendiri sebelum anda bisa melakukan sesuatu.”
Anda tidak bisa hidup melalui pandangan orang lain atau melalui apa yang orang lain harapkan dari diri anda. Cara hidup seperti itu hanya akan membuat anda tersiksa atau merubah diri anda tergantung pada mood orang lain. Pada akhirnya, akan menjadi sangat sulit untuk mengubah hasil akhirnya.
Daripada melakukan itu, lakukan validasi dan set ekspektasi untuk diri anda sendiri. Lihatlah diri anda sedang melakukan sesuatu, visualisasikan. Jika anda tidak bisa memvisualisasikan diri anda sendiri maka anda akan kesulitan mencapai hal tersebut.
Kenali Apa yang Anda Inginkan dan Kemana Tujuan Akhir Anda
”Saya tidak berada diluar sana berkeringat selama 3 jam setiap hari hanya untuk mencari tahu bagaimana rasanya jika saya berkeringat.”
Ketahuilah alasan anda dalam melakukan sesuatu. Tentukan arah yang jelas. Dan ingatkan diri anda sendiri setiap waktu untuk tetap fokus pada apa yang anda tuju.
Ketika Anda Berada di Luar Sana, Jangan Terbebani Oleh Hasil Akhir
”Saya tidak pernah memperhatikan konsekuensi ketika saya gagal melakukan tembakan.. ketika anda memikirkan konsekuensinya; anda cenderung memikirkan hasil negatifnya.”
Ketika tiba waktunya untuk bertanding, ketika anda berada di lapangan, jangan pikirkan hasil akhirnya. Jika anda terlalu memikirkan hasil akhirnya anda akan merasa gugup dan melakukan kesalahan. Tips ini mungkin dapat membantu anda jika anda berada diluar sana, bertanding. Dalam keadaan tersebut, satu hal yang dapat terpikirkan oleh anda adalah tujuan anda dan hasil akhir yang mungkin anda raih.
Namun ketika anda bermain atau bekerja atau apapun yang anda kerjakan, tetaplah lepaskan diri anda dari pemikiran anda dari hasil akhir yang mungkin anda raih. Fokuslah pada hal-hal yang ada di hadapan anda. Dan semuanya akan menjadi lebih mudah. Hal tersebut akan mengurangi kecemasan dan tekanan bagi diri anda sendiri. Dan anda akan tampil dengan lebih baik karena anda memfokuskan diri pada hal-hal yang ada di hadapan anda dan tidak membebani diri anda dengan hal-hal negatif.
Rintangan Akan Selalu Ada. Jangan Sampai Hal Itu Mengurangi Semangat Anda
“Jika anda mencoba untuk meraih sesuatu, anda akan menghadapi rintangan. Saya juga mengalaminya; setiap orang juga pasti mengalaminya. Namun rintangan tidak harus menghentikan anda. Jika anda menemui jalan buntu, jangan berbalik arah dan menyerah. Temukan cara untuk memanjat atau melewatinya.”
Apakah anda benar-benar ingin mencapai tujuan anda? Maka anda akan menemukan caranya. Namun anda harus tetap fokus pada apa yang anda inginkan. Bukan pada hal-hal yang tidak anda inginkan. Jika anda fokus pada apa yang anda inginkan, solusi akan mulai bermunculan di sekeliling anda.
Saya rasa anda bisa melihat rintangan sebagai cara bagi dunia ini untuk menguji anda, sebuah cara untuk menguji apakah seseorang benar-benar menginginkan sesuatu. Orang-orang yang benar-benar mengetahui apa yang mereka inginkan akan melalui rintangan tersebut dan melanjutkan perjalanan nya sementara orang lain mencoba menemukan hal lain yang lebih mudah dan lebih cocok untuk mereka. Atau bahkan berhenti untuk melakukannya.
Hal Positif Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Semua Hal ini?
”Ubahlah setiap situasi negatif menjadi situasi positif
Selalu ada hal baik yang bisa anda temukan dalam setiap hal. Tanyalah pada diri anda sendiri “hal postif apa yang bisa saya peroleh dari hal ini?” Pertanyaan ini memungkinkan anda untuk memperoleh pelajaran berharga dari setiap kemunduran dan kegagalan yang anda alami. Metode ini juga merupakan cara untuk mengubah mood negatif menjadi sesuatu yang lebih positif dan lebih membangun. Sikap seperti ini kadang lebih baik dan lebih berguna daripada menangisi dan menyesali diri anda sendiri.
Tetaplah Bersenang-senang
“Bermainlah. Bersenang-senanglah. Nikmati pertandingannya.”
Tips ini erat hubungannya dengan mencoba melepaskan diri anda dari belenggu yang membebani diri anda. Ketika anda tidak merasa terbeban dengan hasil akhir yang ingin anda raih, anda bisa menikmati apa yang sedang anda kerjakan saat ini. Jika anda terbebani dengan hasil akhir yang anda ingin raih, maka terdapat kemungkinan anda akan terperangkap dalam pemikiran-pemikiran negatif yang tak berujung. Sebagai contoh: anda bisa saja memikirkan sesuatu yang sederhana secara berlebihan dan anda bisa mencoba mengambil nilai-nilai positif dari pemikiran anda. Atau menutupi diri anda sendiri dari sekeliling anda dengan memikirkan kemungkinan hasil negatif yang bisa anda raih. Anda bisa menjadi terlarut dalam pemikiran mengenai masa lalu atau masa depan yang bersifat negatif.
Dan jika hal itu terjadi, akan sulit bagi anda untuk bersenang-senang, untuk tetap fokus pada pertandingan, dan untuk mencapai hal-hal yang ingin anda raih.
(Sumber: Meraih Impian dari Michael Jordan)
Saur Yuuuuuk,
Doa hari – 20
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu sorga dan tutupkanlah bagiku pintu-pintu neraka, dan berikanlah kemampuan padaku untuk membaca AI-Quran Wahai Penurun ketenangan di dalam hati orang-orang Mu'min.
Salam,
NV